Cara Budidaya Cacing Tanah Terbaru Secara Lengkap dan Benar

Cara Budidaya Cacing Tanah| banyak sebagian orang yang belum mengetahui bahwa selama ini, kebutuhan akan cacing tanah di Indonesia semakin hari semakin tinggi di cari kebanyakan oleh perusahaan kosmetik dan industri sebagai bahan obat. bahkan sampai peternak ikan dan juga kolam pemancingan banyak yang mencarinya untuk di jadikan umpan ikan, dengan sedikit pembahasan akan besarnya kebutuhan cacing yang semakin banyak di cari di indonesia, hal ini tidak dibarengi dengan peningkatan produksi yang kian hari kian meningkat. Oleh karena itu saya akan memberikan Tips bagaimana cara budidaya cacing tanah mulai dari awal hingga proses panen

Dan berikut Langkah-langkah Cara Membudidayakan Cacing Tanah Agar Hasil Panen Berlimpah

Lokasi Budidaya Cacing Tanah

Agar budidaya cacing bisa menghasilkan panen yang banyak pemilihan lokasi harus benar-benar di perhatikan seperti mudah untuk di awasi dan jangan terkena sinar matahari secara langsung, pemilihan lokasi yang strategis bisa di tentukan missal di samping rumah/di bawah pepohonan rindang anda juga bisa membuatkan gubug kecil berukuran 4x6 meter persegi dengan atap terbuat dari dedaunan hal ini bertujuan agar didalam ruangan tidak menyimpan panas.
budidaya cacing tanah bagi sebagian orang cacing di anggap sepele dan menjinikan, namun di balik semua itu cacing tanah banyak sekali manfaatnya mau itu untuk pakan ternak dan kecantikan
Persyaratan lokasi tanah yang akan di gunakan sebagai media hidup cacing tanah harus benar-benar mengandung bahan organik dalam jumlah yang besar ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhaan cacing-cacing tersebut. 

Untuk itu persiapan bahan organic anda bisa menggunakan Dedaunan yang sudah menguning seperti daun pisang,daun rambutan,daun pelem, dengan mencampurkan jerami ,gedebog pisang,limbah makanan, limbah hasil gergajian kayu dan hewan yang sudah mati dengan bahan-bahan limbah organic seperti ini cacing tanah sangat menyukai apalagi bahan-bahan makanan yang mudah membusuk karena dengan bahan bahan seperti ini sangat mudah dicerna oleh tubuh cacing.

Untuk kotoran hewan yang masih segar sangat dilarang digunakan sebagai makanan untuk cacing tanah, karena dapat menyebabkan kematian.

Supaya cacing dapat tumbuh berkembang dengan baik sebaiknya berikanlah tanah yang mempunyai kandungan PH minimal 6-7,2. Dengan memiliki kandungang [PH] tersebut menjadikan bakteri dalam tubuh cacing bisa berkerja secara optimal dalam mempercepat fermentasi dan pembusukan bahan-bahan organic dalam jumlah yang besar, anda juga harus memperhatikan kelembaban dalam lokasi agar perkembangbiakan dan pertumbuhan cacing tanah bisa bertumbuh secara optimal. kelembaban yang di butuhkan untuk budidaya cacing diantaranya yaitu min 15% max 30% dengan suhu 15-24 derajat C perhatikan juga kadar suhu untuk budidaya cacing tanah dan penetasan kokon, karena jika melebihi suhu yang sudah di jelaskan bisa mengakibatkan kematian pada budidaya cacing.

Pedoman Teknis Cara Budidaya Cacing Tanah

Pembuatan kandang cacing tanah alangkah baiknya menggunakan bahan yang mudah didapat seperti bambu, rumbia, papan bekas, ijuk bambu,untuk atap di sarankan menggunakan atap yang terbuat dari daun bambu/daun tebu agar ruangan didalam tetap sejuk dan lembab.

Setelah pembuatan gubug kandang sudah jadi buatkan juga rak-rak bertingkat di dalamnya yang nantinya di jadikan wadah pemeliharaan cacing anda bisa membuat rak-rak seperti gambar berikut ini
budidaya cacing tanah bagi sebagian orang cacing di anggap sepele dan menjinikan, namun di balik semua itu cacing tanah banyak sekali manfaatnya mau itu untuk pakan ternak dan kecantikan

Pemilihan Bibit Calon Indukan Cacing

Anda bisa mencari sendiri bibit cacing tanah dari alam, dengan mencari bibit-bibit cacing dari tumpukan sampah yang membusuk atau dari tempat pembuangan kotoran hewan. Pemilihan bibit sangat di perhatikan agar dalam budidaya cacing bisa menghasilkan cacing yang optimal jika anda pemula saya sarankan sebaiknya membeli bibit indukan cacing langsung dari peternak cacing.

Pemeliharaan Bibit Calon Induk Cacing

Dalam pemeliharaan bibit cacing bisa di bagi menjadi beberapa tahap di antaranya yaitu:
Untuk kandang bak yang berukuran tinggi 0,5 M dengan panjang 3 M dan lebar 1 M ini akan mampu menampung sebanyak 200 ekor cacing tanah ukuran dewasa.

budidaya cacing tanah bagi sebagian orang cacing di anggap sepele dan menjinikan, namun di balik semua itu cacing tanah banyak sekali manfaatnya mau itu untuk pakan ternak dan kecantikan
Bagi pemula di sarankan pemeliharaan dimulai dengan jumlah 200 ekor saja dulu. bibit cacing sebanyak ini dalam waktu 1 tahun saja sudah bisa menghasilkan 200.000 ekor cacing pertahunnya bahkan bisa lebih. setelah bertambah banyak anda bisa langsung pisahkan sebagian cacing dengan memindahkan ke bak pemeliharaan yang lain.

Itulah penerapan cara yang baik dalam membudidayakan cacing tanah dengan mengombinasikan sistem 2 cara antara bak 1 dan bak cadangan yang sudah di sebutkan

Baca juga: Budidaya cacing sutra

Sistem Pengembangbiakan Cacing

Setelah pembuatan kandang telah selesai di buat dan bibit cacing tanah sudah di dapat,tahap selanjutnya tinggal memasukan bibit kedalam media, jangan sekaligus memasukan bibit ke dalam media secara langsung hal ini bisa mengakibatkan kematian dan stress pada bibit cacing,masukanlah sedikit demi sedikit.

Setelah selesai pantau bibit yang sudah di letakan di media minimal 2 jam sekali. Biasanya ada yang berkeliaran keluar media,atau ada yang meninggal apabila ada yang meninggal segeralah buang. Pemantauan indukan cacing ini berlangsung selama 12 jam, jika indukan sudah tidak ada yang keluar dari tempat media ini berarti cacing-cacing sudah mulai menyukai tempatnya

Perkawinan atau Reproduksi Cacing Tanah

Bagi agan-agan yang belum mengetahui tentang jenis kelamin cacing tanah inilah hal yang sangat luar biasa, hewan cacing tanah memiliki 2 jenis alat kelamin ganda yaitu jantan dan betina pada satu tubuh,sebab hewan ini termasuk dalam golongan (hermaphrodite). walapun demikian hewan ini juga tidak bisa membuahi dirinya sendiri. Harus membutuhkan perkawinan masing-masing antara cacing tanah, dengan demikian maka akan menghasilkan satu kokon yang berisi telur.
Kokon akan tampak keliatan dengan bentuk lonjong dan besarnya 1/3 hampir lebih besar kepala batang korek api. Setelah koko-kokon berhasil di keluarkan oleh indukan cacing secepatnya agan meletakkan di tempat yang lembab dan akan menetap dalam waktu 14 s/d 21 hari. Setiap kokon akan menghasilkan cacing sebanyak 2-20 ekor, rata-rata 4 ekor.Dalam rentang waktu 15-21 hari kokon akan menetas.

Pemeliharaan dengan Memberikan Pakan

Sudah saya jelaskan tadi di atas mengapa cacing sangat menyukai bahan makanan yang organic, sebab cacing tanah pada dasarnya tidak mempunyai gigi dan system pencernaan di dalam tubuhnya juga sangat sederhana, maka dari itu pemberian pakan yang diberikan harus benar benar yang lunak supaya dapat dicerna dengan mudah, berikanlah pakan dalam bentuk bubur dengan kandungan bahan padat minimal 20 % dan 80% air. 
budidaya cacing tanah bagi sebagian orang cacing di anggap sepele dan menjinikan, namun di balik semua itu cacing tanah banyak sekali manfaatnya mau itu untuk pakan ternak dan kecantikan
Adapun beberapa jenis pakan yang sangat mempengaruhi populasi cacing,supaya laju pertumbuhan dan laju perkembangbiakan cacing tanah cepat

Bahan Pakan Berasal dari Tumbuhan

Cacing tanah sangat menyukai jenis tumbuh-tumbuhan yang mempunyai kadar air tinggi seperti selada daun lamtoro dan kol, sayuran ini merupakan bahan pakan yang sangat disukai cacing tanah. Didalamnya banyak mengandung vitamin + protein dan juga mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan cacing tanah.

Namun tidak semua jenis sayuran yang mempunyai kadar air tinggi di sukai cacing tanah sayuran yang tidak di sukai cacing diantaranya yaitu: daun akasia,daun kemangi,daun pinus,daun kayu suren,daun kayu putih dan daun jeruk, karena daun-daun tersebut mengandung tannin yang memiliki bau sangat tajam yang tidak di sukai oleh hewan cacing

Dedak padi, Ampas singkong, Ampas tahu, Batang pisang ini sangat baik digunakan sebagai pakan cacing tanah karena banyak mengandung mineral, protein dan vitamin.

Pakan Untuk Reproduksi

Pakan reproduksi ini bertujuan agar dapat merangsang kokon supaya pepulasi cacing jadi makin banyak dan dibawah ini saya berikan rahasia pakan untuk reproduksi cacing tanah

Gunakanlah kotoran ternak agar reproduksi cacing lebih maksimal agan dapat memberikan pakan dengan kotoran ternak dalam 1 jenis hewan 100% tanpa campuran dengan kotoran hewan lainya.atau agan juga bisa mengkombinasikan dengan mencampur kotoran ternak lainya,missal kotoran sapi,ayam,kambing.

Adapun pakan reproduksi dengan mengkombinasikan antara kotoran ternak dengan kompos. Dengan komposisi 30% kotoran ternak dan 70% kompos dengan perbandingan dan kombinasi seperti ini kotoran ternak mensuplai prtein dan mineral dan kompos mensuplai vitamin ini bisa meningkatkan perkembangan cacing agar tumbuh dengan cepat.

Pemberian kompos juga bisa di berikan secara 100% dengan campuran kompos batang pisang dan ampas tahu 1:1 Dan campur secara merata.

Pakan Untuk Penggemukan

Adapun pemberian pakan supaya cacing cepat gemuk yaitu dengan mengkombinasikan kotoran ternak dengan daun lamtoro dengan perbandingan 1:1 dengan berat cacing tanah 

Untuk pemberian pakan agan cukup memberikanya 1xdalam 24 jam dengan perbandingan jika membudidayakan cacing seberat 3kg maka pakan yang di berikan 3kg bisa di lebihkan 5 ons agar cacing dapat memakan secara merata.

Pemberian pakan harus di tabur rata pada tiap media dan sisakan ruang /2bagian peti setelah itu tutup media dengan bahan plastic gelap atau bisa dengan dedaunan agar sinar tidak menembus media.

Penggantian media cacing tanah

Dalam membudidayakan cacing tanah penggantian media juga harus di perhatikan, Penggantian media rata-rata dilakukan dalam waktu 2 Minggu sekali pada saat itu media sudah menjadi tanah atau kascing (bekas cacing), anda juga bisa melihat pada media jika telah banyak telur yang disebut kokon maka segeralah ganti media dengan yang baru. Hal ini bertujuan supaya cacing tetap bisa berkembang biak jadi secepatnya pisahkanlah antara telur cacing, anakan, dan induk ketempat media yang berbeda.

Proses Kelahiran Cacing Tanah

Setelah kokon-kokon di pisahkan untuk tahap selanjutunya yaitu kelahiran agan harus mempersiapkan media khusus untuk sarang kokonm,agan bisa membuatnya menggunakan media dengan bahan kotoran hewan dedaunan,buah-buah yang sudah membusuk dan limbah rumah tangga dengan campuran kertas.

Setelah bahan-bahan di atas sudah terkumpul potong-potong menjadi ukuran 2,5-3,5 cm lalu di tambah dengan air aduk sampai bahan merata.jika sudah tercampur semua bahan tadi lalu masukan kotoran hewan dengan perbandingan 8:4 untuk bahan campuran.

Hama dan Penyakit Cacing Tanah

Untuk mencapai keberhasilan dalam budidaya cacing tanah agan harus memperhatikan hama cacing tanah sebab hama-hama ini yang bisa bikin merusak kesuksesan budidaya cacing.hama yang menyerang diantaranya yaitu: semut, kumbang,lintah

Semut merah, semut ini akan menyerang pada pakan cacing tanah yang mengandung karbohidrat dan lemak. Padahal untuk bisa menghasilkan cacing-cacing yang gemuk sangat membutuhkan kedua zat ini. pencegahan agan bisa melakukan dengan memberikan air di sekeliling wadah pemeliharaan supaya semut-semut tidak bisa menerobos masuk kedalam media

Lintah hama yang satu ini perlu di perhatikan secara jeli kapan saja hama yang bernama lintah ini bisa masuk ke dalam wadah kapan saja tanpa di duga-duga.litah ini dapat membunuh cacing tanah dengan menghisap darah sampai habis, cara pencegahanya adalah dengan menaburkan tembakau di atas media 

Hama kumbang sangat suka sekali dengan media cacing tanah untuk sarang bertelur,ketika telur-telur kumbang menetas dan larvanya akan mencari makan yang ada di media cacing tanah, tapi hama yang satu ini sangat jarang sekali di temukan di media dengan jumlah yang banyak ,tetapi apabila keliatan kumbang berkeliaran di media buanglah segera dan bila perlu matikan biar tidak kembali lagi. 

Dan jenis-jenis hewan yang sangat menyukai cacing adalah bebek, entog, kadal,angsa dan ular. Hewan-hewan tersebut agan dapat mencegah dengan di buatkan pagar keliling ukuran 30cm supaya hewan tersebut tidak bisa masuk.

Masa Panen Cacing Tanah

Untuk usaha budidaya cacing tanah dari kokon hingga menjadi cacing bisa di panen dalam usia minimal 2,5 – 8 bulan, dari cacing tanah yang sudah mencapai umur 2,5-3,5 bulan biasanya di perjual belikan untuk di jadikan bibit(indukan cacing tanah) dan cacing tanah yang berusia 3,5 bulan, banyak para peternak budidaya ikan lele yang membelinya untuk di jadikan bahan baku campuran pellet

Dan cacing tanah yang mencapai umur 7-8 bulan ini di perjual belikan untuk pembuatan bahan kosmetik dan industri sebagai bahan obat

Untuk cara pemanenan cacing tanah supaya cacing keluar dari tanah agan cukup melakukan penerangan pada media yang akan di panen, dengan cara seperti ini cacing-cacing akan keluar dengan sedirinya sebab pada dasarnya cacing sangat sensitif dengan cahaya dan hawa panas

Dalam rangka panen cacing tanah lakukanlah 2 tahapan penyortiran unggul dan menengah, penyortiran jenis unggul adalah dimana masa pemanenan cacing tanah sudah mencapai ukuran maximal yang sudah mempunyai panjang 7-10 cm. 

Dan untuk jenis menengan yaitu cacing di panen dengan berukuran 4-6cm,dalam pemanenan ukuran ini sangat cocok di jadikan pakan ternak ataupun pemancingan. Dan yang mencapai ukuran 7-10 sudah saya terangkan tadi di atas 

Nah itulah sedikit pembahasan cara budidaya cacing tanah mulai dari awal hingga proses panen sekian dan tunggu artikel-artikel lainya dari budidaya7.blogspot.com

Label: