Cara Budidaya Sukun Agar Cepat Berbuah

Cara Budidaya Sukun Agar Cepat Berbuah 

Cara Budidaya Sukun - Dalam teknik budidaya sukun, buah sukun sendiri tidak memiliki biji, hanya terdapat cara penanaman vegetatif. Ada beberapa cara bercocok tanam untuk memperoleh bibit dari pohon sukun. Hal yang pertama ialah dengan menggunakan stek pucuk, stek pucuk dapat menanggulangi masalah bibit yang terlalu lama dalam polibag. 

Kemudian bisa juga dengan menggunakan okulasi, dengan menggunakan okulasi, kalian akan memperoleh benih yang banyak dalam waktu relatif singkat, atau kalian juga bisa menggunakan tunas akar alami dan atau cangkok. 

Cara Budidaya Sukun

Dari beberapa cara tersebut, cara yang paling mudah ialah dengan menggunakan metode stek. Jika kalian baru saja mengawali budidaya kalian bisa mencari bibit dari penjualan bibit. Pastikan kalian mencari bibit dari indukan yang berkualitas dan unggul agar hasil panen yang kalian peroleh juga menghasilkan. 

Ciri-Ciri Bibit Yang Baik

Untuk memudahkan kalian memilih bibit dalam cara budidaya sukun, ada ciri-ciri umum dari bibit yang unggul. Yang pertama ialah sudah terdapat daun minimal 4 bulan. Semakin banyak daun semakin bagus, namun jumlah ideal ialah minimal 6 atau lebih. 

Tanaman dengan 4 daun berarti sudah cukup umur untuk dipindah ke lahan. Kemudian warnanya yang agak gelap namun segar. Daun juga mengkilap untuk bibit yang bagus. Jika warnanya pucat, kekuningan atau keputihan kemungkinan pertumbuhan terganggu. Batangnya kuat dan lurus serta tumbuh dengan tegak. Pilih dari jenis sukun unggul seperti sukun kuning, sukun bone atau sukun gundul. 

Persiapan Tanam

Untuk cara tanam sukun sebaiknya diawal musim hujan. Karena membutuhkan banyak air, hindari tanaman sukun kekeringan. Kemudian cara menanam dilakukan di sore hari agar megurangi penguapan. Kemudian siapkan lahan sebelum bibit ditanam dengan dibersihkan dari semak, batuan dan rumput. Jarak tanam untuk sukun ialah 12-15 meter persegi. Pasang patok atau bilah dari bambu agar lebih mudah. 

Pembuangan Lubang Tanam

Untuk lubang penanaman, ukuran ideal ialah kubik 75 cm. Lubangnya harus besar karena pertumbuhannya cepat dan besar sehingga agar pertumbuhannya baik. Kemudian pastikan tanah galian dipisah antara tanah bagian atas dan bagian bawah. 

Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang. Pastikan lubang sudah disiapkan 2 minggu sebelumnya agar terkena sinar matahari untuk mematikan bibit penyakit dan hama. Jika tanah memiliki pH tinggi dapat diturunkan dengan kapur. 

Tahap Penanaman

Hal pertama bersihkan lahan lagi dari rumput, kotoran dan batu serta tanaman liar. Pastikan lubang yang kalian siapkan sudah memenuhi ukuran yakni jarak tanam 12 sampai 15 meter persegi dan lubang dengan ukuran 75 cm kubik. Tanah bagian atas yang untuk menutupi lubang sudah dicampur dengan 1 blek pupuk kandang. 

Kemudian siapkan bibit, buka penutup bibit. Masukkan bibit ke dalam lubang. Timbunlah dengan tanah bagian bawah dulu "tanah biasa" baru dengan tanah bagian atas yang sudah dicampur dengan pupuk kandang. Saat penimbunan berikan pupuk NPK sebanyak 100 gram setiap lubang. Beri sedikit air agar tanah dapat dimampatkan sehingga posisi tanaman akan menjadi lebih kuat dan kokoh. 

Setelah selesai tanaman tinggal dirawat dengan disiram teratur. Selalu periksa kondisi tanaman, pastikan kondisinya sehat selalu terhindar dari hama dan lakukan perawatan dan juga harus memelihara kondisinya dengan baik. Sedikit tips, untuk penanaman awal sukun, kalian masih bisa menanami tanaman di sela-sela tanaman sukun dengan tanaman palawija untuk memanfaatkan lahan sisa. 

Tanaman tersebut selain dapat menambah pemasukan untuk bisnis kalian, juga dapat berfungsi sebagai tanaman penutup tanah. Akan tetapi jika sudah tumbuh besar tidak dapat lagi, karena sukun akan tumbuh besar menutupi tanaman dibawahnya. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Sukun Agar Cepat Berbuah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga:


Label: