Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal - Ikan bawal ialah salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan ikar air tawar lainnya. Ikan bawal ini tidaklah sulit dibudidayakan dan juga tidak memakan waktu yang sangat lama. 

Ikan ini bisa di budidayakan di kolam semen, kolam tanah, kolam terpal dan juga kolam lainnya. Namun salah satu kendala yang akan dihadapi saat budidaya ikan bawal ini ialah hama dan penyakit. Hama dan penyakit ini adalah hambatan atau kendala utama yang akan dihadapi dalam proses pembenihan, pembesaran dan juga lainnya. Oleh karena itu harus dilakukan pengendalian hama dan penyakit denga maksimal. 

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Adapun hama dan penyakit ikan bawal sebagai berikut:

Hama Ikan Bawal

Adapun hama ikan bawal yang diantaranya yaitu:

Bebeasan "Nototecta"

Gejala iakan akan mudah luka, terdapat juga bintik bulat berwarna kemerahan dan ikan akan hilang atau habis. 

Pengendalian :
Ucrit "Uceng"

Gejala ikan yang terserang akan mati dan juga berbusah terkena sengatan binatang uceng ini.

Pengendalian :
Belut

Gejala ikan akan mati, menghilang dan juga ikan akan mengalami depresi laut "takut" hal ini akan mengakibatkan penurunan pada produksi ikan.

Pengendalian :
Ular Sawah

Gejala ikan akan habis didalam kolam, tidak terdapatnya ikan diatas permukaan air dan lainnya.

Pengendalian :

Penyakit Ikan Bawal

Adapu penyakit ikan bawal yang diantaranya yaitu:

Penyakit Jamur

Penyebab : jamur Sprolognia sp dan Achlya sp. Gejala ikan akan terdapat jamur berwarna keputihan hingga ke abu-abuan, bobot berkurang gerakan lambat dan juga akan mengakibatkan angka kematian yang tinggi. 

Pengendalian :
Penyakit Bintik Putih

Penyebab : protozoa lchthyopthirus multifllis. Gejala permukaan kulit terdapat bintik putih, ikan berwarna pucat dan juga gerakan sangat lambat serta nafsu maka berkurang.

Pengendalian :
Trichodiniasis

Penyebab : Trichodina sp. Gejala ikan terserang akan pucat terdapat pendarahan pada ikan di bagian insang, sirip dan kulit yang diserang penyakit ini. 

Pengendalian :
Bakteri

Penyebab : Bakteri Aeromonas dan Pseudomonas. Gejala nafsu makan ikan berkurang, ikan berwarna pucat, gerakan lambat dan bobot badan menurun. 

Pengendalian :
Virus 

Penyebab : Koi Herves Virus "KHV". Untuk gejala ikan akan mati tiba-tiba, ikan juga akan sering ke permukaan, gerakan lambat dan juga akan menurunkan produktivitas. 

Pengendalian :
Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga:

Label: ,