Teknik Budidaya Bonsai Agar Berbentuk Indah & Unik

Teknik Budidaya Bonsai Agar Berbentuk Indah & Unik

Teknik Budidaya Bonsai - Bonsai ialah salah satu tanaman hias yang banyak digemari di masyarakat. Dan untuk harga bonsai sendiri yakni terbilang cukup mahal sehingga biasanya bonsai dimiliki hanya oleh kalangan menengah ke atas. 

Bonsai berupa tanaman kerdil yang indah, unik dan lucu. Dan pada intinya, bonsai memiliki pengertian sebagai tanaman kerdil yang diletakkan dalam pot. Meskipun tumbuhan ini berusia lebih dari satu tahun, bonsai harus tetap tumbuh dalam bentuk yang kerdil. 

Budidaya Bonsai

Bonsai yang sering kita temukan di tempat penjualan tanaman hias memang memiliki harga yang mahal, namun sebenarnya teknik budidaya bonsai bisa dilakukan siapa saja. Hal ini bisa dilakukan dengan mengerdilkan tanaman yang besar dan membentuknya menjadi kecil dan diletakkan pada pot. 

Pemilihan Tanaman Untuk Bonsai

Untuk membudidayakan bonsai, sebaiknya dipilih bibit bonsai yang sehat dan tidak terserang penyakit serta memiliki daun yang berwarna hijau. Sebaiknya bibit tersebut berasal dari stek atau cangkokan yang tidak memiliki akar berbentuk tunggang namun banyak memiliki akar lateral. 

Beberapa tanaman yang bisa dibuat bonsai antara lain maja, sawo, cerme, jambu biji, beringin, kayu manis dan masih banyak lagi. Diameter tumbuhan yang akan dijadikan bonsai sebaiknya yang berukuran besar sehingga tumbuhan bisa mirip dengan tumbuhan besar ketika dikerdilkan. Selain itu tumbuhan yang dipilih juga sebaiknya memiliki percabangan yang indah sehingga nilai seni ketika dibentuk bonsai masih dapat terlihat dan menarik perhatian. 

Pemangkasan Dan Pembentukan

Cara budidaya bonsai pertama yang bisa dilakukan ialah dengan membuang dahan-dahan tumbuhan yang tidak diperlukan. Setelah itu tanaman bisa dipangkas. Hal ini bertujuan untuk menentukan bentuk tumbuhan bonsai sesuai dengan yang diharapkan. 

Agar tidak terjadi pengeringan, pemangkasan dilakukan pada bagian pangkal percabangan terutama bagian cabang yang tersisa. Hal ini juga bisa mengendalikan pertumbuhan cabang agar tidak terjadi terlalu cepat. 

Pemotongan akar bonsai sebaiknya dilakukan dengan mengarah ke samping agar pertumbuhan bisa diperbanyak. Setelah itu, bisa dilakukan teknik pengawatan. Pengawatan harus dilakukan hati-hati untuk membentuk cabang, batang dan ranting. Berbagai bentuk bonsai bisa dipilih sesuai selera seperti bentuk tegak lurus, miring atau tegak berliku. 

Penyiapan Pot

Selain mempersiapkan tanaman yang akan dijadikan bonsai, kita juga perlu mempersiapkan pot yang akan digunakan sebagai media penanaman bonsai. Dasar pot harus dilapisi dengan kerikil-kerikil kecil yang kemudian ditimbun dengan tanah. Sebelum dimasukkan ke dalam tanah, sebaiknya akar bakalan bonsai dikurangi agar sesuai dengan ukuran pot. 

Kemudian bonsai bisa dipindahkan ke dalam pot yang telah siap tersebut. Cara menanam bonsai yang benar ialah dengan memindahkan sebagian dulu media tanam ke dalam pot, kemudian menanam bakalan bonsai dengan posisi tepat. Setelah itu cara tanam terakhir ialah dengan memasukkan sisa media tanam, kemudian dipadatkan dengan menggunakan ujung jari dan telapak tangan. 

Perawatan Bonsai

Perawatan bonsai juga harus rutin dilakukan agar tanaman terus tumbuh dan tidak mati. Setelah bonsai tumbuh, kita harus rutin mengamati bagaimana pertumbuhan dahan, cabang, ranting serta batangnya. Jika dahan dan cabangnya tumbuh secara berlebihan, maka bisa dilakukan pemangksan secara rutin agar tidak menyimpang dan mengurangi keindahan bentuk bonsai. 

Ranting-ranting yang tumpang tindih juga harus dihilangkan, begitu pula dengan dahan yang terlalu rimbun. Dalam setahun, pemupukan bonsai bisa dilakukan 3 kali dengan menggunakan pupuk kimia. Akan lebih bagus jika ditambah dengan pupuk kandang, kompos maupun bahan organik lainnya. Sementara itu, penyiraman harus rutin dilakukan setiap hari. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Teknik Budidaya Bonsai Agar Berbentuk Indah & Unik dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya. 

Baca Juga:



Label: ,