Cara Budidaya Kangkung Darat Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Kangkung Darat Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Kangkung Darat - Siapa yang tidak kenal dengan tanaman kangkung yang satu ini, tanaman yang termasuk salah satu sayur-mayur ini memang termasuk tanaman yang mudah ditemukan di mana-mana. Selain bayam, sepertinya sayur yang satu ini memang merupakan dagangan wajib para tukang yang dengan setiap selalu menawarkan dagangannya kepada ibu-ibu di rumah. 

Walaupun kangkung bukanlah sayur asli dari Negara kita, namun berbagai resep kangkung tradisional memang sudah mempopuler di berbagai daerah di Indonesia. Ini menyebabkan para penggemar kangkung selalu bertambah. 

Cara Budidaya Kangkung Darat

Tidak seperti pembudidayaan berbagai tanaman lainnya seperti pohon cengkeh yang cenderung memiliki tingkat kesulitan tinggi, teknik menanam kangkung bisa dibilang sangat sederhana dan mudah. Namun demikian, harga dari kangkung sendiri memang bukanlah tanaman dengan harga yang mahal dan cenderung tidak tahan lama. Oleh karena itu, untuk menanam kangkung dan mendapatkan hasil yang baik, kalian harus mengetahui benar bagaimana cara budidayanya. 

Tanaman kangkung bisa dibagi menjadi dua macam jika dilihat dari tempat penanamannya, jenis-jenis kangkung ialah:

Teknik Budidaya Kangkung Darat

Teknik budidaya kangkung darat cukup sederhana, dimulai dengan menanam bibit kangkung di daerah yang telah disiapkan. Kangkung darat memiliki ciri-ciri fisik seperti berdaun panjang, ujung daun runcing, daun berwarna hijau keputihan dan memiliki bunga yang warnanya juga putih. Bibit kangkung darat ialah bijinya dan untuk kebutuhan penanaman kangkung darat dengan luas wilayah sekitar satu hektar, kalian akan membutuhkan sekitar 10 kg kangkung cabut. 

Tahap Perawatan Kangkung Darat 

Cara budidaya kangkung darat memang tidak sulit, untuk perawatannya selain kalian harus melakukan penyiraman dengan rutin serta pemeriksaan akan adanya hama penyakit, kalian harus melakukan pemupukan untuk memastikan bahwa tanaman kangkung kalian mendapatkan asupan berbagai zat yang dibutuhkannya. Jika daun berubah menjadi kekuningan, itu berarti ada yang kurang dalam perawatannya atau kekurangan suatu zat yang bisa didapatkan dari memupuk. 

Tips untuk bercocok tanam kangkung darat secara baik juga bisa dilakukan dengan melakukan penyiangan terhadap gulma secara teratur. Ini untuk memastikan bahwa gulma tidak akan mengambil semua zat yang dibutuhkan kangkung dan memang sedianya kalian berikan untuk kebutuhan tanaman kangkung kalian. Hama sendiri merupakan salah satu pengganggu ancaman, oleh karenanya kalian harus mengetahui cara menanam sekaligus untuk menghilangkan segala gangguan terhadap kangkung. 

Pemanenan Kangkung Darat

Jika kalian berhasil melakukan cara tanam yang baik, maka kalian akan memanen hasil yang baik. Cara panen biasanya dilakukan dengan mancabut atau memotong kangkung di bagian pangkal batangnya. Jika kalian melakukan pencabutan, biasanya kalian hanmya akan dapat melakukan satu kali panen saja. 

Namun jika dipotong, maka kalian bisa melakukan beberapa kali panen, biasanya antara 3-5 hari. Panennyapun biasanya sangat cepat, hanya membutuhkan 5-7 hari saja. Oleh karena itu, setiap bulannya kalian bisa sampai 6 kali panen. Selain itu, kalian untuk menanam kangkung memang tidak membutuhkan daerah yang luas, sehingga hanya dengan 10 m persegi saja, kalian bisa mendapatkan hasil sampai dengan 30-35 kg. 

Setelah dipanen biasanya kangkung harus dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran dan tanah. Jika kangkung akan dijual ke pasar tradisional, maka biasanya kangkung hanya akan diikat saja dan kemudian diangkut. Namun jika akan dijual ke supermarket ataupun hotel, biasanya membutuhkan proses pengepakan tersendiri untuk menjamin kesegaran kangkung ketika sampai di tangan konsumen. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Kangkung Darat Agar Cepat Panen dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya. 

Baca Juga:



Label: