Cara Budidaya Terong Belanda Agar Cepat Berbuah

Cara Budidaya Terong Belanda Agar Cepat Berbuah

Cara Budidaya Terong Belanda - Terong Belanda ialah salah satu jenis terong yang saat ini telah dapat kita jumpai di Indonesia. Jenis terong Belanda telah mulai dikembangkan di Indonesia sejak tahun 1941 di Jawa Barat, tepatnya yakni di kota Bogor. 

Yang menjadi asal-usul penamaan terong Belanda ini yakni bahwa tanaman terong jenis ini kemungkinan besar pertama kali dibawa ke Indonesia dan mulai dikembangkan disini oleh orang Belanda, maka dari itu sampai sekarang jenis terong ini disebut dengan terong Belanda. 

Cara Budidaya Terong Belanda

Tips Belajar Teknik Budidaya Terong Belanda

Bagi kalian semuanya yang mulai merasakan ketertarikan untuk mengembangkan usaha budidaya terong Belanda, pada tulisan kali ini kami akan memberikan ulasan tips mengenai teknik budidaya terong Belanda. Beberapa tips tersebut yakni mengenai persiapan lahan, pembibitan, cara penanaman, hingga cara perawatan. 

Hal-hal tersebut sangat penting untuk kita pelajari dengan seksama jika kita ingin sukses dalam menjalankan usaha budidaya ini. Jadi kami berharap tulisan kami mengenai cara budidaya terong Belanda ini bisa menjadi gambaran bagi para pembaca sekalian untuk usaha yang ingin dijalankan. 

Tips Pemilihan Lahan

Kita langsung mulai saja pembahasan kita mengenai tips yang pertama tentang cara budidaya terong Belanda ini. Untuk pemilihan lahan, tanaman terong Belanda bisa tumbuh dengan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah pada daerah tropis. 

Hawa yang sejuk ialah salah satu nilai tambah bagi kriteria lahan yang diperlukan untuk memaksimalkan proses pembungaan. Selanjutnya memiliki sistem pengairan maupun pembuangan air yang bagus adalah syarat kriteria lainnya yang harus dimiliki oleh lahan tersebut, karena lahan yang kering atau tergenang air tidak bagus untuk tanaman terong Belanda. 

Tips Pengolahan Lahan Dan Proses Pembibitan

Bagi kalian yang telah terbiasa bercocok tanam, tentu sudah tidak asing lagi dengan membuat bedengan diatas lahan. Pengolahan lahan untuk menanam terong Belanda ini yakni diawali dengan pembuatan bedengan dengan tinggi kurang lebih mencapai 40 cm dan lebar kurang lebih mencapai 120 cm. 

Sedangkan jarak antara bedengan satu dan bedengan yang lainnya untuk penanaman terong Belanda ini yaitu kurang lebih mencapai 50 cm. Bedengan dibuat memanjang dan berbaris rapi, kemudian di bagian atasnya kita tutup menggunakan plastik. 

Kita bisa melakukan proses penanaman dengan melakukan pembenihan terlebih dahulu maupun langsung mencari bibit yang sudah siap tanam. Bibit yang sudah siap tanam yakni benih tanaman terong Belanda yang telah ditumbuhkan di dalam kantung-kantung plastik polybag hingga mencapai usia sekitar 28 hari. 

Perlu diingat bahwa sebelum proses penanaman di atas lahan dilakukan, bedengan-bedengan dan pemupukan lahan sudah harus selesai dilakukan. Selanjutnya satu hari menjelang penanaman, kita harus telah membuat lubang-lubang tanam dengan jarak kira-kira mencapai 50 cm. 

Cara Menanam Terong Belanda

Setelah lahan dan bibit siapkan, maka tibalah saatnya bagi kita untuk mulai menanam. Tidak ada teknik menanam khusus yang rumit yang harus kita pelajari, karena cara menanam terong Belanda sama saja dengan cara tanam jenis-jenis tanaman lainnya diatas bedengan. 

Bibit-bibit yang sudah siap tanam tersebut kita masukan saja ke dalam lubang-lubang tanam diatas bedengan, kemudian kita tutup dengan tanah. Selanjutnya kita tinggal melakukan pengawasan dan perawatan dengan teliti untuk memaksimalkan hasil. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Terong Belanda Agar Cepat Berbuah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya. 

Baca Juga:



Label: