Cara Budidaya Bambu Prospek Yang Menguntungkan

Cara Budidaya Bambu Prospek Yang Menguntungkan

Cara Budidaya Bambu - Bambu merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat, selain sebagai tanaman perintis, bambu dapat dipergunakan sebagaimana tumbuhan berkayu lainnya. Hanya saja bambu memiliki sejumlah kelebihan, misalnya batangnya yang lentur cenderung tidak gampang patah, dinding kayu yang keras, serta pemanfaatannya yang berulang. 

Berlaku sekali tanam dan tebang untuk kayu lain, tetapi tidak untuk pohon bambu. Selama masih hidup tanaman ini bisa dipergunakan terus menerus, dalam jangka waktu lama, hingga puluhan bahkan ratusan tahun. 

Cara Budidaya Bambu

Budidaya Pohon Bambu

Cara budidaya bambu sebenarnya tidaklah terlampau sulit, meskipun demikian diperlukan pengetahuan yang lengkap tentang teknik budidaya yang baik agar tanamannya tumbuh baik dan menghasilkan rumpun yang hidup berkesinambungan. Diperlukan persiapan yang matang terkait budidaya pohon bambu, mulai dari pembibitan, perawatan, sampai tanaman siap panen. 

Penyiapan Bibit Bambu

Langkah pertama dari rangkaian cara tanam bambu ialah menyiapkan bibit yang bisa dilakukan dengan cara stek batang, rhizome atau cabang. Beda jenis bambu bisa jadi beda cara mempersiapkan bibitnya. Misalnya untuk bambu petung pembibitan bisa dilakukan dengan ketiga jenis stek. Untuk bambu apus, stek cabang dan rhizom saja yang disarankan, sedangkan bambu kuning bisa menggunakan teknik pembibitan stek rhizom. Jika tidak ingin ribet mempersiapkan bibit sendiri, kalian bisa membelinya, akan tetapi kalian harus paham betul jenis bambunya, serta mampu membedakan bibit yang baik dan tidak. 

Mempersiapkan Media Tanam

Lubang tanam bisa dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda, tergantung ketersediaan lahan dan bibit yang akan dikembangbiakkan. Sebelum penanaman dilakukan media tanam diisi dengan pupuk ditambah dengan dedaunan dan tanah hasil galian, kemudian dikomposkan kurang lebih 2 bulan. 

Kalian bisa menanam bambu di mana saja, bambu tumbuh baik di daerah dataran rendah maupun tinggi. Bahkan untuk jenis bambu air, bisa tumbuh di area grey water. Begitu pula dengan cara menanam jenis bambu Jepang, akan berbeda pula karena tanaman bambu ini tergolong tanaman indoor yang bisa ditanam di tanah terbuka maupun pot. 

Penanaman

Waktu yang paling disarankan untuk menanam bambu ialah pada musim hujan, sekitar bulan Desember hingga Januari atau paling lambat Februari, bibit bambu sudah harus ditanam di lubang yang telah dikomposkan. 

Perawatan

Setelah ditanam, pohon bambu membutuhkan pemeliharaan atau perawatan yang tepat agar bisa tumbuh dengan baik. Kegiatan pemeliharaan tanaman bambu meliputi penyiangan dan pembersihan tanaman dan lingkungan sekitar area tanam, penyemprotan herbisida atau pestisida untuk mengatasi gulma dan hama, pemupukan, pemangkasan untuk merapikan rumpun yang sudah mulai tumbuh tinggi dan penjarangan, upaya perawatan bisa bervariasi tergantung pada usia tanaman. 

Tips Budidaya Bambu

Bambu memang menarik untuk ditanam di lingkungan rumah. Selain bisa mempercantik, bambu pun bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Meskipun demikian, penting bagi calon pembudidaya bambu untuk mengetahui bambu apa yang tepat untuk ditanam di lahan yang tersedia. 

Bambu seringkali menimbulkan masalah seperti rumpun lebatnya yang menutup pandangan atau mengganggu tanaman lain. Jika kalian memang ingin membuat sebuah kebun khusus berisikan tanaman bambu, maka tidaklah menjadi masalah. Sedangkan jika halaman rumah ialah pilihan tempat tanam, akan lebih baik untuk menanam bambu yang pertumbuhannya mengumpul, bukan menyebar. 
Selain menentukan jenis bambu yang akan ditanam, penting pula untuk mengetahui seluk beluk perawatan tanaman multifungsi ini, karena perawatan pohon bambu akan berbeda-beda bergantung pada kondisi dan usia tumbuhnya. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Bambu Prospek Yang Menguntungkan dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjunganya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga:



Label: