10 + Cara Menanam Jagung Hibrida Agar Hasil Melimpah

10 + Cara Menanam Jagung Hibrida Agar Hasil Melimpah

Cara Menanam Jagung - Dalam hal ini hampir semua masyarakat Indonesia pasti mengenai jagung. Jagung sendiri ialah tumbuhan dari jenis Zea yang bisa diolah menjadi berbagai macam bahan makanan. Jagung bisa dijadikan bahan makanan pokok pengganti nasi. Bisa juga diolah menjadi berbagai macam bahan makanan lain seperti tepung maizena, popcorn, jagung bakar, jagung rebus, jagung manis, sayur, minyak jagung, gula jagung, pakan ternak dan berbagai macam olahan makanan lainnya. Selain itu bagian dari tanaman jagung juga masih bermanfaat seperti daunnya untuk makan ternak dan janggelnya untuk bahan bakar tradisional. 

Banyaknya manfaat dari jagung dikarenakan kandungannya yang beragam, diketahui bahwa jagung mengandung karbohidrat, protein, Vitamin C, vitamin A, vitamin B6, lemak dan berbagai mineral lainnya. Banyaknya olahan jagung menjadikan permintaan pasar akan jagung sangatlah tinggi. Hal inilah yang menjadikan jagung masih dijadikan salah satu komoditas pertanian utama di dunia selain beras dan gandum. Karena itulah sampai sekarang banyak petani di Indonesia yang berupaya untuk membudidayakan jagung. 

Cara Menanam Jagung Hibrida

Jagung yang dibudidayakan tentunya jenis jagung yang berkualitas unggul yakni mampu menghasilkan biji jagung lebih banyak dan sesuai permintaan pasar. Nah salah satu jagung yang memiliki kualitas unggul ialah jagung hibrida. Jagung hibrida ialah jenis jagung keturunan langsung "F1" hasil persilangan 2 atau lebih varietas jagung yang memiliki sifat-sifat unggul dari masing-masing varietas yang disilangkan. Sifat-sifat unggul yang ditawarkan biasanya ialah mampu bertongkol 2 ukuran biji lebih besar, ukuran tongkol juga lebih besar, masa panen lebih singkal dll. 

Untuk menanam jagung hibrida biasanya para petani akan mendapatkan bibitnya dari toko pertanian karena akan sulit dan makan waktu lama jika kita harus menyilangkan sendiri lalu menyeleksinya. Agar hasilnya nanti optimal sesuai harapan atau bahkan lebih, maka sebelum membudidayakan jagung hibrida kita harus memahami terlebih dahulu cara menanam jagung hibrida yang benar. 

Cara Menanam jagung hibrida ialah serangkaian proses mulai dari awal pengolahan lahan hingga panen nantinya, sebenarnya cara menanam jagung hibrida ini tidaklah terlalu sulit, namun tetap saja kalian harus berusaha melakukan yang terbaik agar hasilnya pun optimal. Bagi kalian yang ingin mengetahui cara menanam jagung hibrida, berikut ini kami sajikan langkah-langkahnya yaitu:

Persiapan Lahan

Tanaman jagung sebenarnya bisa ditanam didataran rendah maupun tinggi, tapi jika perawatannya sama-sama optimal maka hasilnya akan sedikit lebih baik jika ditanam didataran rendah "kurang dari 150 m diatas permukaan laut", terlebih lagi jika ditanam ditanah lebar "peralihan antara tanah pasir dan liat" yakni tanah dengan karakter hampir seperti pasir dan debu. 

Tanah ini sangat gembur sehingga akan mengotimalkan perkembangan akar jagung untuk menyerap nutrisi. Namun jika lahan yang kalian miliki bukan di dataran rendah pun kalian tidak perlu khawatir, secara umum lahan yang baik untuk ditanami jagung memiliki kriteria sebagai berikut:
Jika sudah menemukan lahan tanam yang memenuhi kriteria diatas maka selanjutnya dilakukan penyiangan, pemangkasan cabang yang menghalangi cahaya dan pemasangan sumur untuk penyiraman, jika sudah maka lanjut ke tahapan cara menanam jagung hibrida selanjutnya. 

Penggemburan Tanah

Penggemburan tanah disini bertujuan untuk meratakan kandungan unsur hara dalam tanah sekaligus memudahkan perkembangan akar dalam menyerap nutrisi dalam tanah nantinya. Untuk mengemburkan tanah, kalian bisa menggunakan cangkul atau mesin bajak tanah modern. Cacah dan gemburkanlah seluruh permukaan tanah di lahan yang ingin ditanami sembari dibentuk alur-alur untuk pemberian pupuk dasar. 

Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar sangatlah penting karena pupuk berfungsi untuk menyuplai nutrisi bagi tanaman selama tanaman tersebut hidup dilahan tersebut. Pupuk dasar ini diberikan pada alur-alur tanam tadi. Pupuk dasar yang digunakan sebaiknya ialah campuran pupuk organik dan pupuk kimia, pupuk organik yang digunakan ialah pupuk kandang bisa kotoran ayam, kotoran sapi atau kotoran kambing. 

Kalian juga bisa menggunakan pupuk organik butiran yang banyak dijual di toko pertanian, yang paling bagus ialah kotoran kambing, sedangkan pupuk kimianya menggunakan NPK. Bisa ditambahkan ZA atau Urea pada musim kemarau. Perbandingan pupuk kandang dan kimianya ialah 40 : 1 hingga 50 : 1 yakni tiap 40 ember pupuk kandang maka diberi 1 ember pupuk NPK. 

Kalian juga bisa menambahkan kapur dulomit "calcium" sebagai dasaran pupuknya jika ingin hasilnya semakin bagus. Lalu tambahkan insektisida tabur agar nantinya akar jagung tidak diserang ulet dan orong-orong. Setelah pupuk dasar ditempatkan maka selanjutnya ditutup dengan tanah dan dibentuk bedengan dengan tinggi 5-10 cm saja dan lebar 30-40 cm. 

Persiapan Bedengan

Setelah bedengan terbentuk diatas tanah maka selanjutnya dibuatkan lubang tanamnya, kalian bisa menggunakan bantuan kayu untuk ditancap-tancapkan ke bedengan agar meninggalkan lubang kir-kira sedalam 3-5 cm. Lubang tadi dibuat rata sepanjang alur bedengan, setelah lubang terbentuk kini bedengan siap untuk ditanami biji jagung. 

Penanaman Benih Jagung

Benih jagung hibrida yang ditanam tentu harus yang bermutu, untuk memastikan mutunya, maka sebaiknya kalian membeli benihnya ditoko pertanian. Hindari untuk membeli biji jagung di pasar kemudian dijadikan bibit karena kita tidak tahu sumber tanaman induknya. 

Setelah bibitnya didapat maka selanjutnya tanamkan pada lubang yang sudah dibuat disepanjang bedengan. Biji yang ditanamkan ialah 2 biji per lubang dan kemudian ditutup tanah, setelah ditutup maka ditunggu tumbuhnya yakni bisa 4 sampai 7 hari. 

Perawatan Tanaman Jagung Hibrida

setelah biji jagung tumbuh sekitar 5-10 cm maka selanjutnya dilakukan perawatan tanaman secara berkala hingga tiba masa panen nanti. Hal-hal yang harus dilakukan ialah sebagai berikut:

Penyiraman

Suplai air bagi tanaman jagung sangatlah penting untuk menunjang pertumbuhannya, pada minggu pertama setelah jagung tumbuh sekitar 10 cm maka lakukan penyiraman. Pastikan seluruh tanah bedengan basah, penyiraman jagung dilakukan seminggu sekali dan jangan sampai telat. 

Apalagi ketika tanaman jagung mulai berbuah, suplai air harus terus dijaga agar ukuran dan berat biji jagung nantinya. Pekerjaan menyiram ini akan memakan banyak waktu karena semakin luas lahannya maka semakin banyak yang disiram. Maka dari itu jangan membuat bedengan yang terlalu tinggi di tanah kering karena nantinya air akan cepat kering. Kalian bisa menggunakan mesin pompa air agar memudahkan pekerjaan kalian menyiram bedengan. 

Penyiangan

Penyiangan dilakukan secara rutin pada awal sebelum tanaman jagung tumbuh tinggi, kalian bisa melakukan penyiangan dengan interval 2-3 minggu sekali. Bagian yang disiangi ialah sela-sela bedengan "tempat aliran air" dengan menggunakan cangkul, usahakan agar tanaman sudah disiangi sebelum diberikan pupuk susulan. 

Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan pada saat tanaman berusia sekitar 1 bulan, caranya bisa ditaburkan di sela-sela bedengan berbarengan dengan penyiraman atau ditaburkan diantara tanaman kemudian ditutup dengan tanah dari samping bedengan bersamaan dengan waktu penyiangan "dangir". 

Gunakan pupuk NPK yang dicampur dengan ZA dengan perbandingan 3 : 1 dengan total pupuk separuh atau disamakan dengan jumlah pupuk kimia yang digunakan sebagai pupuk dasar sebelumnya. Penambahan pupuk susulan ini nantinya akan memaksimalkan ukuran jagung. 

Penanggulangan Hama

Hama yang menyerang jamur utamanya ialah dari jenis serangga, yang paling sering ditemui ialah penggerek batang, ulat, uret dan orong-orong. Jika serangan hama terjadi diatas batas wajar maka segera ambil tindakan penanggulangan yakni menggunakan insektisida. 

Kalian bisa membeli insektisida di toko pertanian disesuaikan dengan serangga yang menyerang. Pastikanm kalian telah membaca petunjuk keamanan dan penggunaan sebelum menggunakan insektisida tersebut. 

Panen Jagung Hibrida

Panen jagung tentunya dibedakan dari tujuan jualnya, bagi jagung yang ingin dijadikan jagung rebus maka tidak akan dipanen hingga usia jagung tua. Jagung rebus yang baik diambil pada saat jagung berusia sekitar 65 hari, nah untuk jagung yang ingin dijual kering maka tentunya harus ditunggu hingga tua. 

Ciri-ciri jagung yang sudah tua ialah daunnya sudah mulai mengering, warna kulit pembung tongkol jagung juga sudah menjadi putih akibat menua. Hal ini biasa terjadi pada saat jagung hibrida berusia mendekati 90 hari, hal-hal yang harus dilakukan ialah sebagai berikut:
Sekarang biji jagung siap untuk dijual, biji jagung ini tergolong awet untuk disimpan jangka panjang, jadi kalian menunggu perubahan harga jualnya di pasaran terlebih dahulu. Tanaman jagung ini tergolong jenis komodit satu kali panen. Artinya sekali panen maka tanaman sudah tidak bisa produktif lagi, maka dari itu bagi yang ingin menanam jagung kembali, bisa segera membersihkan lahannya untuk ditanami ulang dengan langkah seperti diatas. 

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai 10 + Cara Menanam Jagung Hibrida Agar Hasil Melimpah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga:


Label: